BUMD August 7, 2015
Share

Lowongan Kerja RSUD Dr Moewardi Solo

Rumah Sakit Umum Daerah – RSUD Moewardi adalah sebuah rumah sakit yang dikelola pemerintah daerah Surakarta provinsi Jawa Tengah. Rumah sakit Dr Moewardi tersebut belokasi di Jalan Kolonel Sutarto 132, Surakarta.

Advertisements :

Pada mulanya Rumah Sakit Pusat Surakarta menjadi Rumah Sakit Umum Mangkubumen Rumah Sakit Surakarta menjadi Rumah Sakit Umum Jebres Penggantian nama itu kemudian dikukuhkan dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI tanggal 9 Juli 1954 Nomor 44751/R.S. Seiring dengan penerapan UU No. 1/1957 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan Daerah yang menganut sistem otonomi riil. Undang-undang ini membagi daerah di Indonesia menjadi dua jenis daerah berotonomi yaitu daerah otonom biasa yang disebut daerah swatantra dan daerah otonom khusus yang disebut dengan daerah istimewa. Sehubungan dengan hal itu maka terjadi perubahan pengelolaan ketiga rumah sakit yang ada di Surakarta. Jika pada awalnya ketiganya dikelola oleh pemerintah pusat secara langsung, maka sejak tahun 1957 pengelolaan ketiga rumah sakit itu diserahkan kepada Pemerintah daerah Swatantra Tingkat I Jawa Tengah di Semarang. Namun perubahan pengelolaan rumah sakit ini tidak mengurangi hak, tugas, serta kewajibannya untuk melayani pelayanan kesehatan pada masyarakat. Selain itu, pemberlakuan undang-undang tersebut juga telah menempatkan masing-masing rumah sakit untuk berdiri sendiri serta bertanggung jawab kepada pemerintah daerah swatantra tingkat I Jawa Tengah. Disamping tugas tetap pelayanan kesehatan kepada masyarakat, ketiga rumah sakit itu juga menyelenggarakan pendidikan bagi tenaga para medis. Keadaan ini dipandang oleh para pengelola ketiga rumah sakit dan juga tokoh masyarakat di Surakarta kurang efektif dan efisien. Atas dasar pemikiran itu ditambah dengan tujuan untuk mencapai keseragaman serta efisiensi kerja dalam bidang medis-teknis, tata usaha, pendidikan dan juga penghematan uang negara, maka dipandang perlu untuk dilakukan reorganisasi lembaga-lembaga kesehatan yang ada di Surakarta. Tujuan utama dilakukannya reorganisasi ini adalah mempersatukan ketiga rumah sakit itu kedalam satu unit dibawah satu orang pimpinan beserta stafnya. Dengan memperhatikan usulan dari Kepala Dinas Kesehatan Rakyat Daerah Swatantra Tingkat I Jawa Tengah tertanggal 19 Februari 1960 No. K.693/UNH, Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Tengah memalui surat No. H.149/2/3 tertanggal 1 Maret 1960 memutuskan untuk menyatukan ketiga rumah sakit tersebut kedalam suatu unit organisasi dibawah seorang direktur dengan nama Rumah Sakit “Surakarta”. Seiring dengan pelaksanaan otonomi daerah, ketiga rumah sakit itu kemudian diserahkan kepada pemerintah daerah tingkat I Jawa Tengah. Proses penyatuan ketiga rumah sakit ini diserahkan sepenuhnya kepada kepala Dinas Kesehatan Rakyat daerah Swatantra Tingkat I Jawa Tengah dan akhirnya selesai dilakukan pada tanggal 1 Juli 1960 yang untuk selanjutnya dipusatkan di Mangkubumen. Sementara itu masing-masing rumah sakit kemudian menjadi bagian-bagian dari Rumah Sakit Surakarta, yaitu komplek Mangkubumen, Kadipolo, dan Jebres. Untuk selanjutnya, mulai tanggal 1 Juli 1960 Rumah Sakit Surakarta dipimpin oleh seorang dokter yaitu dr. Mas Ariyotedjo, sebagai direktur pertamanya. Dengan selesainya penyatuan ketiga rumah sakit itu, berangsur-angsur pula pembagian unit-unit dilaksanakan dengan teratur. Untuk mencukupi kebutuhan tenaga medis dan non medis maka dilakukan mutasi di antara ketiga kompleks dan disesuaikan dengan tugas dan keahlian dari para staf tersebut. Mulai tanggal 1 Juli 1960 Rumah Sakit Surakarta terdiriatas tiga “rumah sakit” yaitu Rumah Sakit Mangkubumen, Rumah Sakit Kadipolo, dan Rumah Sakit Jebres. Dengan tujuan melakukan kesatupaduan di antara ketiganya dalam rangka untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan kepada masyarakat, maka diadakan spesialisasi di masing-masing unit pelaksana fungsional yang ada di Rumah Sakit Surakarta. Berikut ini adalah identifikasi masing-masing rumah sakit:

RSUD Dr Moewardi

http://rsmoewardi.jatengprov.go.id

Rumah Sakit Kadipolo disebut juga Rumah Sakit Komplek A, khusus untuk pelayanan penyakit dalam. Rumah sakit ini terletak di Kampung Panularan, Kalurahan Panularan, Kecamatan Laweyan, Surakarta. Rumah sakit ini memiliki luas tanah 24.096 m2, dan luas bangunan 5.931 m2. Rumah Sakit Mangkubumen disebut juga Rumah Sakit Komplek B, untuk pelayanan radiologi, kulit dan kelamin, gigi, mata, THT, chirurgie, neurologi dan lain-lain. Rumah sakit ini terletak di Kampung Mangkubumen, Kalurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Surakarta. Rumah sakit ini memiliki luas tanah 41.740 m2, diperinci menjadi 2 bagian yaitu: Recth van opstaal (RVO) vervonding 569 dengan luas tanah 32.500 m2 dan; Recth van opstaal (RVO) vervonding 570 dengan luas tanah 9.240 m2. Sementara luas bangunannya adalah 14.106 m 2.

Rumah Sakit Jebres disebut juga Rumah Sakit Komplek C, khusus untuk pelayanan kebidanan dan penyakit kandungan, kanak-kanak dan keluarga berencana. Rumah sakit yang terletak di Kampung Jebres, Kalurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Surakarta ini mempunyai luas tanah 49.622 m2 dan luas bangunan 15.868 m2. Khusus untuk Rumah Sakit Jebres (Komplek C) sesuai dengan keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Tengah tanggal 12 Agustus 1973 Nomor: Hukum G 171/1973 diberi nama Komplek Rumah Sakit Dr. Moewardi. Mengingat Rumah Sakit Kadipolo (Komplek A) pada perkembangannya dinilai tidak efisien dan tidak memenuhi syarat lagi untuk digunakan sebagai rumah sakit, maka pada bulan September 1976 atas pendapat dari dr. R. Hirlan Saparno Widagdo, selaku Direktur Rumah Sakit Umum “Surakarta” dengan persetujuan dari Inspektur Kesehatan Rakyat Provinsi Dati I Jawa Tengah di Semarang, maka Rumah Sakit Kadipolo berserta peralatan dan perlengkapan medisnya kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Mangkubumen. Sementara itu pemindahan pasien dari Rumah Sakit Kadipolo ke Rumah Sakit Mangkubumen baru selesai dikerjakan pada pertengahan bulan Januari 1977. Dengan selesainya kepindahan pasien ini maka sejak saat itu Rumah Sakit Kadipolo tidak berfungsi lagi sebagai lembaga pelayanan kesehatan, untuk selanjutnyagedung bekas rumah sakit ini digunakan sebagai Kampus Sekolah Pendidikan Keperawatan (SPK). Sebagai penghargaan atas jasa pahlawan Dr. Moewardi, yang semula hanya digunakan namanya untuk RS Kompleks Jebres, maka dengan Keputusan Gubernur Kepala daerah Tingkat I Jawa Tengah tanggal 24 Oktober 1988 Nomor: 445/29684 telah ditetapkan pemberian nama yang semula RSUD Kelas B Provinsi Dati I Jawa Tengah di Surakarta (KompleksMangkubumen dan Jebres) menjadi RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Pergantian nama ini diresmikan pada tanggal 10 November 1988 bersamaan denganhari pahlawan.

Kontak RSUD Dr Moewardi Solo
HUMAS
No Telp : (0271)-634634
Fax : (0271)-637412

PROMKES
No Telp : (0271)-634634
Fax : (0271)-637412

IGD
No Telp : (0271)-642642
Fax : –

HOME CARE
No Telp : 081226263333
Fax : (0271)-634634

HOTLINE PENGADUAN
No Telp : 08572555333
Fax : 0271 – 637412

Lowongan Kerja Pegawai RSUD Dr Moewardi Non CPNS

RSUD Dr. Moewardi akan menyelenggarakan seleksi Pengadaan Pegawai Badan Layanan Umum Daerah Non Pegawai Negeri Sipil Tidak Tetap Tahun 2015 dengan ketentuan sebagai berikut :

Advertisements :

Jabatan

  1. Dokter Spesialis Penyakit Dalam
  2. Dokter Spesialis Orthopaedi & Traumatologi
  3. Dokter Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi
  4. Dokter Spesialis Radiologi
  5. Dokter Spesialis Mata
  6. Dokter Spesialis Anak
  7. Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif
  8. Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut
  9. Dokter Umum
  10. Farmasi Klinik
  11. Fisikawan Medis
  12. Perawat Ahli
  13. Perawat Terampil
  14. Perekam Medis
  15. Teknisi Elektromedis
  16. Nutrisionis
  17. Pranata Laboratorium
  18. Asisten Apoteker
  19. Programer
  20. Pustakawan
  21. Pengadministraasi Keuangan
  22. Pengelola file dan SIM Kepegawaian
  23. Teknisi Bangunan
  24. Pramu Boga
  25. Teknisi Listrik

Notes

  • Semua Formasi tersebut bukan berasal dari lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)

Deskripsi Pekerjaan

Persyaratan Umum :

  • Warga Negara Republik Indonesia
  • Pada 31 Desember 2015 berusia serendah9rendahnya 18 (delapan belas) tahun setinggi9tingginya 30 (tiga puluh) tahun untuk jenjang pendidikan SLTA, Diploma III dan Strata 1 atau sederajat. Paling tinggi 46 (empat puluh enam) tahun untuk jenjang pendidikan Strata 2 atau sederajat ;
  • Mempunyai kualifikasi pendidikan, kecakapan, keahlian dan ketrampilan yang diperlukan
  • Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan Keputusan Pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena suatu tindakan pidana kejahatan ;
  • Tidak pernah terlibat dalam suatu kegiatan/ gerakan yang menentang Pancasila, UUD 1945, Negara dan Pemerintah Republik Indonesia ;
  • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil/ anggota TNI/ POLRI atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta ;
  • Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian Resort (Polres) tingkat Kabupaten setempat ;

Persyaratan Khusus:

  • Foto copy Ijazah terakhir dan transkrip nilai bagi lulusan D.III/ S.1 dengan kriteria IPK minimal 2,75 bagi Perguruan Tinggi Negeri dan 3.00 bagi Perguruan Tinggi Swasta dan wajib dilegalisir oleh pejabat yang berwenang. Bukan surat keterangan lulus dan bukan hasil scan.
  • Semua pelamar wajib melampirkan asli surat keterangan berbadan sehat dari Rumah Sakit Pemerintah atau Puskesmas. Bukan surat keterangan sehat dari rumah sakit swasta, dokter praktek swasta atau prakek mandiri.
  • Bagi pelamar formasi dokter umum, dokter spesialis dan dokter gigi spesialis wajib melampirkan foto copy Surat Tanda Registrasi yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang.
  • Bagi pelamar jabatan perawat, apoteker, asisten apoteker, nutrisionis, perekam medis, pranata laboratorium kesehatan, fisikawan medis dan teknis elektromedis wajib melampirkan foto copy Surat Tanda Registrasi (STR) dan wajib dilegalisir oleh pejabat yang berwenang. Bukan surat keterangan STR masih dalam proses, surat akan mengikuti atau jadwal ujian sertifikasi dan surat keterangan lain yang sejenis. Bukan hasil scan.
  • Bagi dokter spesialis dan dokter gigi spesialis harus mendapat asli surat rekomendasi dari Ketua Kelompok Staf Medik (KSM) RSUD Dr Moewardi.

Situs Reference

  1. http://rsmoewardi.jatengprov.go.id

Tata Cara Pengiriman Lamaran

Pendaftaran hanya dapat dilakukan on line melalui web site resmi RSUD Dr Moewardi di laman :

Advertisements :

Catatan:

  • Pendaftaran online akan berakhir pada tanggal 15 Agustus 2015 pukul 23.59 WIB.
  • Hanya kandidat terbaik yang akan diproses leih lanjut
  • Proses rekrutmen RSUD Dr Moewardi tidak dipungut biaya.
  • Sumber

Lowongan Kerja RSUD Dr Moewardi Solo dipersembahkan oleh Info CASN BUMN

Share
Already a fan?